Berita seputar Pulau Seribu, sumber: kepulauanseribu.multiply.com
Setahun yang silam, saat saya menaiki tangga menara pengawas burung di Pulau Rambut, ada kengerian tersendiri. Pertama, tangganya dibuat tegak lurus/ vertical walaupun dengan pelindung berupa besi yang melingkari tangga tetap saja tidak ada tempat berpijak jika lelah atau ingin berhenti sejenak. Kedua, menaranya nampak sudah berumur sehingga terlihat karat di sana sini. Belum lagi papannya yang terlihat rapuh walau masih kuat untuk diinjak tetapi papan itu seperti ingin menghempaskan siapapun yang bertengger di menara ini.
Keterbatasan menara dan kondisinya yang tidak memungkinkan, mengharuskan para pengunjung yang ingin menaiki menara harus dibatasi untuk lima orang saja. Itu artinya setiap lima orang bisa menaiki menara akan dibatasi oleh waktu karena orang lain menunggu giliran untuk naik. Orang yang lebih dahulu naik, harus lebih dahulu turun untuk digantikan dengan peserta lainnya. Sehingga untuk sebuah kelompok sebanyak dua puluh orang, terasa lama menung…
Originally posted 2009-08-21 09:51:00. Republished by Blog Post Promoter
