Pulau Panjang – Pembangunan lapangan terbang di Pulau Panjang, Kepulauan Seribu, telantar, padahal Pemda Jakara sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 72 miliar. Hal itu diungkap sumber SH di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/8) siang.
Sumber itu menyatakan, rencana pembangunan lapangan terbang di Pulau Panjang, Kabupaten Kepulauan Seribu, sudah terhenti dua tahun. Pembangunan telantar karena dua tahun belakangan tidak ada lagi pembangunan karena tidak dianggarkan lagi dalam APBD Jakarta.
“Untuk menyelesaikan lapangan terbang itu masih diperlukan anggaran sekitar Rp 120 miliar. Sekarang, sekitar Rp 72 miliar sudah habis untuk pembangunan lapangan terbang, tetapi tidak dilanjutkan malahan dibiarkan telantar,” kata sumber itu lagi.
Ketua DPRD Jakarta Ade Surapriatna ketika dihubungi SH, Jumat (21/8) siang, mengatakan, rencana pembangunan lapangan terbang di Pulau Panjang dilakukan dalam upaya mengembangan potensi yang ada di Kabupaten Kepulauan Seribu.
Salah satunya dengan membangun dan meningkatkan infrastruktur, termasuk jalan atau melalui laut dengan segala faslitasnya dan juga lewat udara dengan lapangan tebang.
Menurutnya, telantarnya pembangunan lapangan terbang karena pihak Pemda tidak serius untuk menyelesaikannya. Buktinya, sudah dua tahun tidak dilanjutkan atau diteruskan. Padahal, untuk lapangan terbang sudah menghabiskan APBD Jakarta sebanyak Rp 72 miliar.


