Pekalongan, CyberNews. Kapal nelayan Ayuasari asal Banyutowo Kabupaten Pati dirampok di perairan antara Pulau Seribu
dan Pulau Dua (27/3). Kapal ini, Selasa (6/4) pukul 21.00, tiba di Pelabuhan Pekalongan untuk menghimpun bantuan guna meneruskan perjalanan ke Pati.
Semua perbekalan dan hasil penjualan tangkapan selama dua bulan di Maringgai, Lampung Timur dibawa lari perampok. Kerugian diperkirakan mencapai Rp40 Juta.
Bambang Sukawi (25), salah seorang anak buah kapal (ABK) Ayuasari menuturkan, sekitar pukul 10.00, saat melintas di perairan antara Pulau Seribu dan Pulau Dua, kapal yang membawa enam ABK ini dikepung dua kapal motor yang ditumpangi
tujuh orang. Empat orang membawa senapan laras panjang, tiga orang lainnya membawa golok dan linggis.
“Dengan menodongkan senjata laras panjang, saya diminta memindahkan barang-barang yang kami bawa ke kapal motor mereka,” ucapnya sembari menunjuk pada leher bagian kanannya, tempat di mana perampok itu menodongkan senjata apinya.
Perampok membawa kabur 70 kilogram (kg) beras, tujuh jeriken berisi solar, serta baju keenam ABK kapal. Selain itu, perampok juga merampas tiga buah handphone merk Nokia serta uang tunai sebesar Rp22,5 juta hasil penjualah tangkapan ikan di Maringgai, Lampung Timur.
( Isnawati /CN12 )
