<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pulau Seribu Jakarta &#187; admin</title>
	<atom:link href="http://pulauseribujakarta.com/author/admin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pulauseribujakarta.com</link>
	<description>Pulau Seribu Paket Discount Ph:021-7668477 (Hikari Tours)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 May 2012 22:39:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Paket Wisata Ke Pulau Seribu</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/paket-wisata-ke-pulau-seribu/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/paket-wisata-ke-pulau-seribu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 22:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[pulau seribu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Pulau seribu dari tahun ke tahun diramaikan oleh pengunjung baik dari domestik maupun dari mancanegara,  Umumnya resort di pulau seribu di penuhi pada akhir minggu (sabtu &#8211; minggu) atau holiday season, sedangkan pada hari biasa (hari kerja) umumnya permintaan untuk wisata kepulau seribu menurun, dan dikarenakan jumlah pengunjung pada hari biasa dan bukan libur sedikit, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pulau seribu dari tahun ke tahun diramaikan oleh pengunjung baik dari domestik maupun dari mancanegara,  Umumnya resort di pulau seribu di penuhi pada akhir minggu (sabtu &#8211; minggu) atau holiday season, sedangkan pada hari biasa <span id="more-259"></span>(hari kerja) umumnya permintaan untuk wisata kepulau seribu menurun, dan dikarenakan jumlah pengunjung pada hari biasa dan bukan libur sedikit, sering jadwal kapal ditiadakan, hal ini mengingat biaya operasional baik untuk kapal dan operasional hotel yang umumnya masih menggunakan genset tidak mengcover.</p>
<p>Untuk periode keberangkatan hari biasa pulau resort di pulau seribu umumnya mengenakan minimum pengunjung, jika jumlah pengunjung dibawah minimum, keberangkatan ditiadakan.  untuk beberapa pulau minimum pengunjung berbeda &#8211; beda tergantung dari situasi kondisi pada saat itu.  sebagai contoh untuk pulau sepa yang berlokasi sekitar 90 menit dari marina ancol, untuk hari biasa masih dapat menerima pengunjung dengan minimum peserta empat orang dewasa dan minimum cottage yang digunakan diharuskan menggunakan type penyu.</p>
<p>Paket wisata ke pulau seribu memang tidaklah murah dibandingkan dengan tarif tarif hotel lain, dan paket wisata diperhitungkan sesuai dengan jumlah peserta, ini mengingat liburan dipulau memerlukan transportasi kapal yang notabene tidaklah murah. Paket wisata umum nya termasuk biaya kapal pulang pergi, penginapan dan makan, sehingga dengan biaya tertentu pengunjung tidak lagi dibebankan biaya-biaya lain selain biaya untuk sewa jetski, banana boat dan olah raga air lain nya.</p>
<p>Animo pengunjung ke pulau seribu terutama pada liburan masih sangat tinggi, ini dibuktikan dengan tingkat occupancy dan kunjungan ke resort yang ada di pulau seribu, dimana semua resort telah fully booked jauh &#8211; jauh hari sebelum long weekend.  untuk liburan lebaran yang akan datang, hampir semua pulau mengenakan surcharge kunjungan, dan ini tidak mengurangi minat wisata pengunjung ke resort pulau seribu, beberapa pulau untuk periode liburan tersebut telah waiting list..</p>
<p>Jika anda berminat untuk berkunjung kepulau seribu pada hari long weekend sebaiknya jauh &#8211; jauh hari telah membook. check harga discount kami.</p>
<p>Selamat berlibur..</p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-08-22 22:29:01. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/paket-wisata-ke-pulau-seribu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyingkap Jejak Rasul di Masjid Sunda Kelapa</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita-jakarta/menyingkap-jejak-rasul-di-masjid-sunda-kelapa/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita-jakarta/menyingkap-jejak-rasul-di-masjid-sunda-kelapa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 22:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[BERITAJAKARTA.COM — 30-07-2009 08:02
Menyimak sejarah bangunan-bangunan kuno di Jakarta memang sangat menyenangkan. Salah satunya, Masjid Agung Sunda Kelapa di Jl Taman Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Bangunan ini merupakan masjid pertama yang menerapkan perpaduan antara ibadah, perekonomian, dan pendidikan. Konsep ini terinspirasi oleh fungsi masjid yang dikembangkan pada zaman kerasulan beberapa abad silam. Dimana masjid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px;" title="Mesjid Sunda Kelapa Jakarta" src="http://www.beritajakarta.com/images/foto/masjid_sundakelapa2.jpg" alt="" width="200" />BERITAJAKARTA.COM — 30-07-2009 08:02<br />
Menyimak sejarah bangunan-bangunan kuno di Jakarta memang sangat menyenangkan. Salah satunya, Masjid Agung Sunda Kelapa di Jl Taman Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Bangunan ini merupakan masjid pertama yang menerapkan perpaduan antara ibadah,<span id="more-223"></span> perekonomian, dan pendidikan. Konsep ini terinspirasi oleh fungsi masjid yang dikembangkan pada zaman kerasulan beberapa abad silam. Dimana masjid menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial.</p>
<p>Perpaduan konsep ini terlihat dari sejumlah ruangan dan bangunan pendukung di areal seluas 9.920 meter persegi itu. Di antaranya, ruang ibadah utama, ruangan aula yang juga sebagai ruang dakwah, perpustakaan, kantor bagi para pengurus masjid, dan satu Rumah Sehat yang diperuntukan warga kurang mampu. Ruangan ruangan merepresentasikan kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan Rasulullah pada waktu itu.</p>
<p>Disamping itu, disain interior bangunan masjid ini juga kaya hiasan kaligrafi dari Timur Tengah. Salah satunya, berbentuk perahu sebagai makna simbolik kepasrahan seorang muslim saat duduk bersila dengan tangan menengadah. Sedangkan dari sisi luar, sejumlah bangunan masjid yang dibangun tahun 1971 ini terlihat unik. Misalkan, bangunan kubah dengan dihiasi batu marmer berwarna hijau berbentuk elips dan di seluruh dindingnya dihiasi kaligrafi berlafadzkan Allah.</p>
<p>Keindahan juga terpancar pada bagian bangunan utama yang berfungsi sebagai tempat ibadah. Bangunan utama ini disanggah dengan 12 kayu dan di sekeliling ruangan ini dipenuhi hiasan kaligrafi. Secara umum gaya arsitektur yang diterapkan pada masjid ini mengikuti gaya yang berkembang pada masa itu. Berciri modern, praktis dan sederhana dalam memilih bentuk pintu, jendela, maupun asesoris. Ini bisa dilihat dari bentuk bangunan yang lebih mengandalkan struktur beton pada pilar, list-plang, dan atap.</p>
<p>Karenannya, tak heran jika bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 9.920 meter persegi ini menjadi bangunan cagar budaya golongan A. Untuk itu, secara hukum keberadaan bangunan ini dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya serta Perda Nomor 9 Tahun 1999 tentang Pelestarian dan Pemanfaatan Lingkungan Bangunan Cagar Budaya. &#8220;Bangunan cagar budaya yang masuk golongan A merupakan bangunan yang keseluruhan bagiannya tidak boleh diubah dari bentuk aslinya. Jadi apa pun alasannya, pemugaran tidak dibenarkan. Kalau ada yang melanggar harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; kata Arya Abieta, pemerhati bangunan tua dari Pusat Dokumentasi Arsitektur Indonesia.</p>
<p>Masjid ini, kata Fathurin Zen, Wakil Ketua Bendahara Pengurus Masjid, mampu menampung 5.000 jemaah. Selain sebagai tempat ibadah, pengurus masjid juga sering mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berhubungan dengan pembelajaran Islam. &#8220;Selain beberapa kegiatan rutin tersebut, kita juga mengadakan kegiatan yang sifatnya internasional seperti kunjungan ke negara Islam seperti Malaysia dan Brunai. Tak jarang kita mendapat kunjungan dari negara Timur Tengah, Arab, Afrika yang mengadakan studi banding ke Masjid Agung Sunda Kelapa,&#8221; kata Fathurin kepada beritajakarta.com, Kamis (30/7).</p>
<p>Yang paling membanggakan dari masjid ini, sambung Fathurin Zen, yakni masjid ini telah berhasil meng-Islamkan ribuan orang terhitung sejak tahun 1971. Dan sekitar 20 persen diantaranya warga asing. &#8220;Kalau dihitung jumlahnya banyak sekali. Rata-rata orang yang ingin di-Islam-kan di sini bisa dua orang per hari,&#8221; imbuhnya</p>
<p>Reporter: didit</p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-08-21 17:39:09. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita-jakarta/menyingkap-jejak-rasul-di-masjid-sunda-kelapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tongkang Harga 2 M Milik TNLKS Nyonggrok Tak Berguna</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/tongkang-harga-2-m-milik-tnlks-nyonggrok-tak-berguna/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/tongkang-harga-2-m-milik-tnlks-nyonggrok-tak-berguna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 22:08:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/2009/09/tongkang-harga-2-m-milik-tnlks-nyonggrok-tak-berguna/</guid>
		<description><![CDATA[Berita Seputar Pulau Seribu
Pulau Pramuka &#8211; Sebuah tongkang terbuat dari besi yang diperkirakan seharga Rp 2 miliar milik Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu nyonggrok tak berguna di sekitar perairan Pulau Pramuka dekat lokasi &#8230;

Pulau Seribu Discount Rates
Originally posted 2009-09-29 20:29:59. Republished by  Blog Post Promoter]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berita Seputar Pulau Seribu<br />
Pulau Pramuka &#8211; Sebuah tongkang terbuat dari besi yang diperkirakan seharga Rp 2 miliar milik Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu nyonggrok tak berguna di sekitar perairan Pulau Pramuka dekat lokasi &#8230;<br />
<meta http-equiv="Content-Language" content="en-us"></p>
<p><a href="http://www.indonesiatravelonline.com/hotel/pulau-seribu-jakarta/pulau-seribu-jakarta.html">Pulau Seribu Discount Rates</a></p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-09-29 20:29:59. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/tongkang-harga-2-m-milik-tnlks-nyonggrok-tak-berguna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asyiknya Mengeksplorasi Keindahan Pulau Tidung</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/asyiknya-mengeksplorasi-keindahan-pulau-tidung/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/asyiknya-mengeksplorasi-keindahan-pulau-tidung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 21:49:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[tempat wisata]]></category>
		<category><![CDATA[tidung pulau]]></category>
		<category><![CDATA[wisata tidung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=830</guid>
		<description><![CDATA[Pulau Tidung merupakan tempat wisata di pulau seribu, Tidung adalah Pulau penduduk dan merupakan kabupaten di kepulauan seribu adalah  wisata tidung]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #666666;"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>, <span style="color: #666666;"><strong>Jakarta</strong></span> &#8211; Sungguh mengasyikkan pengalaman pertama mengunjungi gugusan Kepulauan Seribu, di tengah cuaca kurang bersahabat, persis pada hari pertama tahun baru lalu. <span id="more-830"></span></p>
<h1>Pulau Tidung Pulau Seribu</h1>
<p>Bersama empat teman, saya menjelajahi sebuah pulau di <em>Kepulauan Seribu</em>, yang sempat dijuluki Maladewa-nya Indonesia. Namanya Pulau Tidung. Ia terdiri atas dua pulau, yaitu Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar. Sampai saat ini <a title="Pulau Tidung" href="http://pulauseribujakarta.com"><em>Pulau Tidung</em></a> Kecil tak berpenghuni. Adapun Pulau Tidung Besar dihuni sekitar 4.000 jiwa penduduk, dan salah satu pulau yang penduduknya terbanyak di antara pulau-pulau di gugusan Kepulauan Seribu.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Pulau Tidung</span> bisa dicapai dengan menumpang &#8220;Feri&#8221;&#8211;julukan warga setempat untuk sebuah kapal kayu berbahan bakar solar yang panjangnya 55 meter dan lebar 3 meter. Jadwal pemberangkatan kapal dengan daya angkut sekitar 100 orang itu pada pukul 07.15 dari dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, dengan ongkos Rp 33 ribu per orang. Karena itu, agar tak ketinggalan kapal, saat subuh kami sudah meluncur ke Muara Angke dengan taksi. Cuma, kami sempat <em>muter-muter</em> mencari jalan masuk ke pelabuhan karena tak ada petunjuk yang jelas.</p>
<p>Hari masih begitu pagi, tapi matahari sudah sedikit demi sedikit merangkak naik. Namun kami bersyukur bisa menyaksikan <em>sunrise</em> pertama di tahun baru. Kami melangkahkan kaki menuju kerumunan para penumpang yang akan menuju pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Kulihat mereka berpencar mencari kapal yang akan membawa ke pulau tujuan. Beberapa penumpang menuju kapal yang akan bertolak ke Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, dan ada pula yang setujuan dengan kami, Pulau Tidung.</p>
<p>Kapal yang kami cari ternyata <em>nyempil</em> di sebelah kapal yang lumayan besar dengan tujuan Pulau Pramuka. Sesampai di kapal, para penumpang mengambil posisi masing-masing. Kami sengaja mengambil tempat di geladak kapal, tanpa pengaman apa pun, agar leluasa melihat pemandangan. Sang kapten kapal berkali-kali meminta beberapa penumpang supaya berada di dalam dengan alasan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Kalau cuaca baik, bisa ditempuh dua jam, kok,&#8221; kata kapten sebelum kapal berangkat. Beberapa menit kemudian, kapal mulai merangkak perlahan menjauh dari dermaga Muara Angke. Awalnya perjalanan masih menyenangkan. Namun, ketika melewati Pulau Untung Jawa, Onrust, dan Pulau Bidadari, tiba-tiba &#8220;<em>drettttttt brettt&#8230;</em>&#8220;, kapal seolah melompat tinggi. Ternyata ombak sedikit meninggi, suasana pun tidak senyaman tadi.</p>
<p>Setelah kejadian serupa berulang-ulang, tiba-tiba kapal berputar arah melewati Pulau Rambut. Sang awak kapal mengatakan, &#8220;Kita harus menghindar dulu karena di ujung sana tidak terlihat matahari. Pulau Tidung ditutupi kabut, mungkin juga badai.&#8221; Uhh&#8230;.</p>
<p>Kapal lain yang menuju Pulau Pramuka, di belakang kami, melakukan hal yang sama. Lebih-kurang 30 menit kapal kami berhenti di atas laut yang tenang di dekat Pulau Rambut. Kapten naik ke geladak. &#8220;Kalau ada yang mau ke Untung Jawa, boleh deh saya <em>mampirin</em>,&#8221; kata sang kapten, dengan gaya agak kocak. &#8220;Tapi saya <em>dibayarin</em> Pop Mie, ya.&#8221;</p>
<p>Saya dan teman-teman bersedia jika penumpang lain juga mau mampir. Tapi mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing, dengan gurat kekhawatiran di wajah mereka. Merasa tawarannya tidak mendapat respons, sang kapten kembali ke ruangannya dan menjalankan tugasnya kembali.</p>
<p>Demi mengikuti peringatan si kapten, yang berkali-kali memberikan <em>warning</em>, kami meninggalkan geladak untuk bergabung dengan penumpang lain di dalam kapal. Belum sampai 30 menit, lagi-lagi kapal diterjang ombak, dan itu terus terjadi hingga kapal mendarat di dermaga Pulau Tidung empat setengah jam kemudian. Saya pun mabuk&#8211;kejadian pertama selama melakukan perjalanan dengan moda transportasi darat, laut, dan udara. Sungguh perjalanan yang rasanya tidak ingin saya ulang lagi.</p>
<p>Sesampainya di dermaga Pulau Tidung, abang-abang tukang becak menawarkan jasa mengantarkan ke penginapan. Tapi kami memilih berjalan kaki menuju Losmen Pak Haji. Seraya melangkahkan kaki, saya memperhatikan sekeliling: rumah-rumah sederhana para penduduk, pohon pisang di kanan-kiri jalan, cemara hijau, jalanan setapak dengan <em>paving block</em> yang nyaman, senyum ramah para penduduk. Sesekali saya harus berhenti dan sedikit menyingkir guna memberikan ruang bagi pengendara sepeda yang tengah menyusuri pulau ini. Kami jadi kepingin juga bersepeda ria berkeliling pulau.</p>
<p>Setelah berjalan sekitar 200 meter, kami tiba di losmen yang kami pesan dari Jakarta. Kami menyewa sebuah rumah dengan satu kamar tidur, dua tempat tidur <em>double bed</em>. Rumah ini memiliki tiga ruangan, dengan fasilitas kulkas, televisi , kamar mandi, serta air minum gratis. Berlima kami dikenai biaya Rp 250 ribu per malam.</p>
<p>Jika tidak ingin menginap di losmen yang lumayan mahal, pengunjung bisa mendapatkan penginapan alternatif, yakni tinggal di rumah-rumah penduduk dengan biaya Rp 75-100 ribu per malam.</p>
<p>Beristirahat sebentar, makanan pun datang, dengan porsi untuk 13 orang, yang terdiri atas cumi balado, ikan goreng, sayuran, dan nasi, yang mesti kami bayar Rp 15 ribu sekali makan. Setelah makan, saya sempatkan tidur untuk melepaskan kepenatan selama perjalanan di atas kapal, sambil menunggu teman-teman salat Jumat.</p>
<p>Beberapa saat kemudian, pesanan datang: alat <em>snorkeling</em> dan sepeda sudah siap di depan losmen. Kegiatan yang harus asyik dilakukan di Pulau Tidung adalah bersepeda, menyusuri pantai dari Tidung Besar ke Tidung Kecil, dan tentunya menikmati pemandangan bawah laut dengan <em>snorkeling</em> dan berenang.</p>
<p>Untuk sewa sepeda, kita cukup mengeluarkan kocek Rp 10 ribu. Adapun biaya perlengkapan <em>snorkeling</em> lengkap Rp 35 ribu. Pengunjung juga bisa menyewa <em>lifevest</em> atau alat <em>snorkeling</em> saja.</p>
<p>Tibalah saatnya untuk mengeksplorasi pulau yang sempat disebut-sebut sebagai Maladewa-nya Indonesia ini. Pulau Tidung memang mirip Maladewa, pulau di Lautan Hindia, 435 mil barat daya Sri Lanka. Sampai kedalaman 50 meter, lautnya masih dangkal. Laut hijau kebiruan, air jernih, beratapkan langit biru cerah.</p>
<p>Kring&#8230; kring&#8230; kring&#8230;. gowes&#8230; gowes. Saya sempat menertawakan diri sendiri yang berkali-kali terpeleset akibat lupa cara mengendarai sepeda. Untung akhirnya bisa juga. Saya jadi teringat kenangan masa kecil ketika bersepeda.</p>
<p>Bersepeda di Pulau Tidung, kita harus berhati-hati karena sepeda-sepeda yang ditawarkan tergolong tua. Bahkan ada yang tidak memiliki rem sama sekali. Sadel beberapa sepeda pun sudah tidak nyaman untuk diduduki.</p>
<p>Walau demikian, saya benar-benar menikmati bersepeda keliling pulau melewati rumah-rumah penduduk, sesekali bertukar senyum dengan mereka, menikmati semilir angin dan deru ombak. Dari kejauhan, saya menatap keindahan ciptaan Tuhan: hamparan laut biru kehijauan yang luas, berpadu padan dengan langit biru cerah dan pepohonan rindang di kiri-kanan jalan.</p>
<p>Saya terus mengayuh sepeda menuju sebuah pulau tanpa penghuni nan eksotik, yaitu Pulau Tidung Kecil. Nah, Pulau Tidung Kecil terkenal dengan pasir putihnya. Di sini juga merupakan spot menarik untuk melakukan <em>snorkeling</em>.</p>
<p>Untuk mencapai Tidung Kecil, dari Pulau Tidung Besar, kita harus melewati jembatan yang panjangnya lebih-kurang 2 kilometer. Adakalanya sepeda pun mesti kita jinjing. Bersepeda di atas jembatan yang lebarnya mungkin hanya 1,5 meter ini bisa menjadi sebuah pengalaman tak terlupakan. Ada dua pilihan: tetap mengayuh sepeda dengan perasaan deg-degan karena ada beberapa bagian dari jembatan yang bolong tanpa pengaman atau berjalan berjejer sambil mendorong sepeda. Kalau bersama pasangan, pasti sangat romantis. Sambil berjalan atau mengayuh sepeda, kita tidak akan pernah luput dari pemandangan bawah laut yang terdapat di kanan-kiri jembatan. Laut luas dengan guratan biru transparan, terumbu karang yang indah, sesekali kita bisa melihat ikan-ikan berenang, sungguh terpesona ketika menatap jauh kedalaman laut nan biru.</p>
<p>Sesampai di Pulau Tidung Kecil, kami sempat menikmati pemandangan bawah laut, melakukan <em>snorkeling</em>, dan berenang. Berkali-kali kami mencoba untuk tidak menyentuh terumbu karang nan indah, apa daya terkadang tak mampu menahan gejolak tangan yang gatal.</p>
<p>Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah menikmati matahari senja di Pulau Tidung. Semua itu kami dapatkan setelah selesai melakukan <em>snorkeling</em>. Cuaca memang agak sedikit tidak bersahabat. Angin bertiup, namun tidak memupuskan sang surya berganti warna menuju kuning keemasan dan perlahan digantikan gelap yang menyelimuti langit Tidung Kecil dan Tidung Besar. Kami pun harus kembali ke penginapan dengan mengayuh sepeda.</p>
<p>Malam semakin larut. Kesunyian menyelimuti Pulau Tidung Besar. Berbaur dengan penduduk, saya sempat mendengar perbincangan mereka yang resah akan hasil tangkapan ikan. Sementara itu, di sudut lain, saya menyaksikan penduduk yang masih terus bekerja membuat sebuah kapal walaupun hari sudah larut. Sebuah gambaran perjuangan hidup di sebuah pulau cantik yang penuh potensi namun belum banyak terekspos.</p>
<p>Keesokan harinya, kami harus kembali ke Jakarta. Kekhawatiran akan cuaca buruk pupus tatkala melihat matahari pagi yang sangat indah di ufuk timur dengan warna merah keemasan yang dipantulkan seolah berkata bahwa esok hari cuaca akan sangat bersahabat.</p>
<p>Egita Pauline, Penikmat Perjalanan, Tinggal di Jakarta</p>
<h3><strong>Lokasi pulau Tidung di Kepulauan Seribu</strong></h3>
<a href="http://maps.google.com/maps?f=q&amp;hl=&amp;geocode=&amp;q=-5.844179320516916,106.60480499267578&amp;ie=UTF8&amp;ll=-5.844179320516916,106.60480499267578&amp;t=h&amp;z=10&amp;t=h&amp;maptype=G_SATELLITE_MAP" title="Pulau Tidung, Pulau Seribu"><img src="http://maps.google.com/staticmap?markers=-5.844179320516916,106.60480499267578,red&amp;zoom=10&amp;size=500x150&amp;key=ABQIAAAAr_ky_GSyIpqsLaepbIB27hRD40EpiRq2VUpsowRrxDzypDPzshSp7FscUDhNQb8bhtW49rk8qNh-Ew&amp;hl=" alt="Pulau Tidung, Pulau Seribu" title="Pulau Tidung, Pulau Seribu" /></a>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2010-03-01 23:10:58. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/asyiknya-mengeksplorasi-keindahan-pulau-tidung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepulauan Seribu Kekurangan 215 Guru</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/kepulauan-seribu-kekurangan-215-guru/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/kepulauan-seribu-kekurangan-215-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 21:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[TEMPO Interaktif, Kepulauan Seribu -Kepala Suku Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kepulauan Seribu, Purwoto mengatakan Kabupaten Kepulauan Seribu masih membutuhkan 215 orang guru. &#8220;Kekurangan ini diisi dengan tenaga honorer,&#8221; kata Purwoto.
Menurut dia, tenaga pengajar yang dibutuhkan sebagian besar untuk tingkat Sekolah Dasar. &#8220;Yang kita sangat butuhkan adalah guru eksakta,&#8221; katanya. Adapun para guru honorer juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TEMPO Interaktif, Kepulauan Seribu -Kepala Suku Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kepulauan Seribu, Purwoto mengatakan Kabupaten Kepulauan Seribu masih membutuhkan 215 orang guru. <span id="more-675"></span>&#8220;Kekurangan ini diisi dengan tenaga honorer,&#8221; kata Purwoto.</p>
<p>Menurut dia, tenaga pengajar yang dibutuhkan sebagian besar untuk tingkat Sekolah Dasar. &#8220;Yang kita sangat butuhkan adalah guru eksakta,&#8221; katanya. Adapun para guru honorer juga banyak yang tak bisa diangkat menjadi pengawai negeri sipil karena tidak memenuhi syarat.</p>
<p>Bupati Kepulauan Seribu, Burhanuddin mengatakan kendala untuk memenuhi kebutuhan guru ini adalah faktor transportasi yang sulit dan tunjangan yang kurang menarik bagi guru yang mengajar di Pulau Seribu. &#8220;Selain itu formasi guru juga didatangkan dari pusat,&#8221; ujarnya. Dia berharap agar kebutuhan guru ini segera terpenuhi.</p>
<p>Di Kepulauan Seribu ada satu SMA, satu SMK Perikanan dan Pariwisata, tujuh SMP, dan 14 SD. Untuk mempermudah siswa bersekolah, Pemda menyediakan asrama putra dan putri untuk tingkat SMA. &#8220;Disini kalau siswa dari pulau lain mau sekolah harus menyeberang laut. Makanya kita bangun asrama,&#8221; katanya. Letak SMA ada di Pulau Pramuka dan SMK di Pulau Tidung.</p>
<p>SOFIAN </p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-11-26 06:39:15. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/kepulauan-seribu-kekurangan-215-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>31 Kapal Patroli Amankan Pemudik</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/31-kapal-patroli-amankan-pemudik/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/31-kapal-patroli-amankan-pemudik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 21:07:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[pulau seribu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[indosiar.com, Jakarta &#8211; Polair Polda Metro Jaya Senin (14/09/09) pagi meluncurkan 31 kapal patroli untuk mengamankan perairan jalur mudik antar pulau. Pengamanan akan dilakukan 24 jam berlaku sejak H-7 hingga H+7 lebaran.
Polair Polda Metro Jaya tadi pagi meluncurkan 21 kapal patroli untuk mengamankan perairan yang akan digunakan menjadi jalur mudik lebaran antar pulau di Kepulauan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>indosiar.com, Jakarta &#8211; Polair Polda Metro Jaya Senin (14/09/09) pagi meluncurkan 31 kapal patroli untuk mengamankan perairan jalur mudik antar pulau. Pengamanan akan dilakukan 24 jam berlaku sejak H-7 hingga H+7 lebaran.<span id="more-479"></span><br />
Polair Polda Metro Jaya tadi pagi meluncurkan 21 kapal patroli untuk mengamankan perairan yang akan digunakan menjadi jalur mudik lebaran antar pulau di Kepulauan Seribu,Jakarta Utara. Kapal-kapal patroli ini selain akan mengamankan jalur mudik lebaran, juga akan mengamankan jalur distribusi barang dan BBM kapal dari gangguan pihak-pihak yang tidak dikehendaki sejak H-7 hingga H+7 lebaran mendatang.</p>
<p>Kapal patroli yang masing-masing berawak 5 orang petugas bersenjata lengkap ini akan mengamankan 24 jam perairan jalur mudik lebaran dikawasan Polda Metro Jaya dari gangguan perampok lain yang kerap terjadi belakangan ini. Adapun jalur perairan yang akan diamankan termasuk Pelabuhan Angke, Sunda Kelapa, Kalibaru, Muara Baru dan Tanjung Priok. (Abdul Haris/Sup).</p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-09-15 19:52:58. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/31-kapal-patroli-amankan-pemudik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Kepulauan Seribu Bakal Dilayani Kapal Larasita</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/warga-kepulauan-seribu-bakal-dilayani-kapal-larasita/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/warga-kepulauan-seribu-bakal-dilayani-kapal-larasita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 20:50:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/2009/08/warga-kepulauan-seribu-bakal-dilayani-kapal-larasita/</guid>
		<description><![CDATA[Berita Seputar Pulau Seribu
Untuk memudahkan masyarakat mengurus sertifikat tanah, seluruh wilayah di Jakarta kini sudah memiliki mobil keliling Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah (Larasita). Sayangnya, mobil ini tidak bisa &#8230;

Pulau Seribu Discount Rates
Originally posted 2009-08-20 15:13:03. Republished by  Blog Post Promoter]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berita Seputar Pulau Seribu<br />
Untuk memudahkan masyarakat mengurus sertifikat tanah, seluruh wilayah di Jakarta kini sudah memiliki mobil keliling Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah (Larasita). Sayangnya, mobil ini tidak bisa &#8230;<br />
<meta http-equiv="Content-Language" content="en-us"></p>
<p><a href="http://www.indonesiatravelonline.com/hotel/pulau-seribu-jakarta/pulau-seribu-jakarta.html">Pulau Seribu Discount Rates</a></p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-08-20 15:13:03. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/warga-kepulauan-seribu-bakal-dilayani-kapal-larasita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berawal dari Pembantaian Warga Kampung Bebek</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita-jakarta/berawal-dari-pembantaian-warga-kampung-bebek/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita-jakarta/berawal-dari-pembantaian-warga-kampung-bebek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 20:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[
BERITAJAKARTA.COM — 24-08-2009 08:30
Sebagian besar warga Jakarta tentu pernah menginjakkan kaki di Kelurahan Angke, Jakarta Barat. Tapi belum semua orang mengetahui kenapa dinamakan Kelurahan Angke. Konon, nama tersebut berasal dari sebuah peristiwa yang mengenaskan. Ya, sekitar tahun 1740, warga Tionghoa yang bermukim di kampung tersebut dibantai secara massal oleh Pemerintah Hindia-Belanda.
Aksi keji pemerintah kolonial ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="vcNews" class="text_newsbody">
<div class="text_timestamp">BERITAJAKARTA.COM — 24-08-2009 08:30</div>
<p>Sebagian besar warga Jakarta tentu pernah menginjakkan kaki di Kelurahan Angke, Jakarta Barat. Tapi belum semua orang mengetahui kenapa dinamakan Kelurahan Angke. Konon, nama tersebut berasal dari sebuah peristiwa yang mengenaskan. Ya, sekitar tahun 1740, warga Tionghoa yang bermukim di kampung tersebut dibantai secara massal oleh Pemerintah Hindia-Belanda.<span id="more-265"></span></p>
<p>Aksi keji pemerintah kolonial ini didasarkan atas dakwaan tindakan makar yang dilakukan warga Tionghoa kala itu. Seperti dituturkan Indra Salim, salah satu warga keturunan Tionghoa. Sebelum berganti nama menjadi Kampung Angke dan kini Kelurahan Angke, sebuah kampung yang terletak di sebelah barat Kota Jakarta itu bernama Kampung Bebek. Dan penduduk Kampung Bebek mayoritas adalah warga Tionghoa.</p>
<p>Sebagaimana di negeri asalnya, para pelancong dari negeri tirai bambu itu beternak bebek. Sebab, hasilnya cukup lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup, mulai dari hasil penjualan telur, daging bebek, hingga kotoran bebek untuk pupuk. &#8220;Disebut Kampung Bebek karena dulunya warga setempat banyak yang beternak bebek,&#8221; kata Indra, warga keturunan Tionghoa Kampung Bebek/Angke yang bermukim di kawasan Glodok kepada <span style="font-style: italic;"><span style="font-style: italic;"><span style="font-style: italic;"></span></span>beritajakarta.com</span>, Senin (24/8).</p>
<p>Kegigihan warga Tionghoa dalam berdagang dan menggerakkan roda perekonomian wilayah tersebut dianggap sebagai ancaman terhadap eksistensi Pemerintahan Hindia-Belanda. Maklumlah, sebagai warga kelas satu, bangsa Eropa kala itu tidak mau kalah dengan bangsa-bangsa lainnya, meski di negeri jajahan.</p>
<p>Rasa ketidaksukaan pemerintah kolonial di bawah kekuasaan Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) itu diwujudkan dengan pengasingan wilayah tersebut. Dengan kata lain, wilayah Kampung Bebek tersebut tidak tersentuh pembangunan yang digencarkan Pemerintah Hindia-Belanda.</p>
<p>Lantaran diperlakukan tidak adil, warga Tionghoa pun akhirnya melakukan perlawanan kepada pemerintah Hindia-Belanda tahun 1740. Sayangnya, pertempuran yang pecah di Batavia (ibu kota pemerintah-<span style="font-weight: bold;">red</span>) ternyata akhir dari segalanya. Saat itu juga ribuan warga Tionghoa dipukul mundur dan dibantai habis-habisan oleh pemerintah kolonial. Lantas mayat-mayat warga Tionghoa tersebut diceburkan ke dalam sungai (kini Kali Angke-<span style="font-weight: bold;">red</span>).</p>
<p>Situasi mencekam itu, kontan saja membuat mayat-mayat warga Tionghoa yang diceburkan ke dalam sungai tak ada yang berani memakamkan. Hingga pada akhirnya mayat-mayat itu membusuk dan musnah terseret arus sungai dari waktu ke waktu. Lantaran banyak bangkai manusia di kawasan tersebut, warga Tionghoa yang tinggal di daerah lain menyebutnya Kampung Angke. Kata ini berasal dari bahasa China, yakni &#8220;Ang&#8221; yang berarti daerah/kampung dan &#8220;Ke&#8221; berarti Bangkai.</p>
<p>Di sisi lain, tokoh masyarakat setempat, Haji Musdaki, justru berpendapat berbeda. Ia menuturkan, asal usul nama &#8220;Angke&#8221; pada Kelurahan Angke sejatinya tidak ada sangkut pautnya dengan pembantaian warga Tionghoa di kawasan tersebut. Nama Angke, kata Haji Musdaki, diambil dari nama tokoh pejuang asal Banten, Tubagus Angke.</p>
<p>Saat perang gerilya dulu, Tubagus Angke menjadikan wilayah ini sebagai markas pergerakan. Tempatnya mulai dari Kampung Angke hingga Muara Kali Angke, yakni Muara Angke. Buktinya, kawasan-kawasan itu menggunakan nama berakhiran &#8220;Angke&#8221;. Salah satu bukti peninggalan Tubagus Angke, yaitu Masjid Al Anwar, yang kini namanya diubah menjadi Masjid Angke. &#8220;Dari kali hingga muara inilah di mana Tubagus Angke meninggalkan jejak perlawanan terhadap Portugis bersama Kasultanan Demak. Makanya nama kampung hingga muara kali mendapat akhiran kata &#8220;Angke&#8221;,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Namun menurut Ahmad Fahrizin, warga Kelurahan Angke, sejatinya nama &#8220;Angke&#8221; pada Kelurahan Angke tidak lepas dari sejarah warga Tionghoa di kawasan itu. Kala itu, perkampungan Tionghoa di Kampung Bebek berada di tengah hutan. Entah ada hubunganya dengan peristiwa pembantaian atau tidak, yang jelas jalan setapak yang menuju perkampungan itu dikenal sangat Angker. Lantaran lidah etnis Tionghoa sulit menyebut huruf &#8220;R&#8221;, maka mereka sering menyebutkan Angke dan<br />
kemudian dikenal oleh warga sekitar sebagai Kampung Angke.</p>
<p>&#8220;Dulunya di perkampungan itu hanya ada satu jalan setapak untuk berhubungan dengan dunia luar. Dan jalan setapak itu terkenal sangat angker, banyak makhluk halusnya (setan-<span style="font-weight: bold;">red</span>). Termasuk warga Tionghoa di kawasan itu juga sering diganggu. Dan warga Tionghoa sering mengucapkan kata `Angke` saat membicarakan jalan setapak itu. Jadi disebutlah Kampung Angke&#8221; ungkap Ahmad.</p>
<p>Sementara menurut Budayawan Betawi, Ridwan Saidi, kata &#8220;Angke&#8221; berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti &#8220;Kali yang dalam&#8221;. Namun, ia menegaskan, sejauh ini sejarah belum mencatat secara resmi asal muasal nama Kampung Angke tersebut. Kendati demikian, ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersikap bijak terhadap seluruh cerita yang berkembang di masyarakat, meski dalam versi yang berbeda. Sebab, seluruh cerita rakyat itu bertujuan mengharumkan nama Kampung<br />
Angke.</p></div>
<div class="clear"></div>
<p>Reporter: didit</p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-08-24 09:17:21. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita-jakarta/berawal-dari-pembantaian-warga-kampung-bebek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paket Wisata Murah di Pulau Untung Jawa</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/paket-wisata-murah-di-pulau-untung-jawa/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/paket-wisata-murah-di-pulau-untung-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 19:54:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[tempat wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/2009/09/paket-wisata-murah-di-pulau-untung-jawa/</guid>
		<description><![CDATA[Berita Seputar Pulau Seribu
Memilih paket wisata pada saat sekarang ini gampang-gampang susah. Apalagi mencari paket-paket wisata yang murah meriah terutama dengan tujuan ke Kepulauan Seribu. Walaupun krisis ekonomi global yang &#8230;

Pulau Seribu Discount Rates
Originally posted 2009-09-29 20:29:58. Republished by  Blog Post Promoter]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berita Seputar Pulau Seribu<br />
Memilih paket wisata pada saat sekarang ini gampang-gampang susah. Apalagi mencari paket-paket wisata yang murah meriah terutama dengan tujuan ke Kepulauan Seribu. Walaupun krisis ekonomi global yang &#8230;<br />
<meta http-equiv="Content-Language" content="en-us"></p>
<p><a href="http://www.indonesiatravelonline.com/hotel/pulau-seribu-jakarta/pulau-seribu-jakarta.html">Pulau Seribu Discount Rates</a></p>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-09-29 20:29:58. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/paket-wisata-murah-di-pulau-untung-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Boat rental di Pulau Seribu</title>
		<link>http://pulauseribujakarta.com/berita/boat-rental-di-pulau-seribu/</link>
		<comments>http://pulauseribujakarta.com/berita/boat-rental-di-pulau-seribu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 19:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pulau Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[boat rental]]></category>
		<category><![CDATA[Sewa Kapal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pulauseribujakarta.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Disewakan kapal untuk tujuan Pulau Seribu, sebagai kapal transportasi, kapal pancing dari kapasitas kapal 12 orang sampai kapal kapasitas 22 orang ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GODIVA BOAT RENTAL</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_581" class="wp-caption aligncenter" style="width: 579px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-581" title="SEWA KAPAL GODIVA" src="http://pulauseribujakarta.com/wp-content/uploads/2009/11/boatrental-godiva.jpg" alt="Boat rental Godive ready to hire for pulau seribu" width="579" height="434" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Boat rental Godive ready to hire for pulau seribu</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>Boat Specifications</strong></span></p>
<ul>
<li>Name Of Boat : GODIVA</li>
<li>Dimension:
<ul>
<li>Length = 10.5 meter</li>
<li>Width = 2,3 meter</li>
<li>Draft = 1 meter</li>
</ul>
</li>
<li>Passengers capacity = 12 person</li>
<li>Main engines = Suzuki 140 HP x 2 unit</li>
<li>Max speed = 30 &#8211; 35 Knots</li>
<li>No Of Propeller = 2</li>
<li>Year Of build = 2007</li>
<li>No Of Deck = 1</li>
<li>Fuel tank capacity = 300 liter</li>
<li>Ship material = fiberglass</li>
<li>Navigation equipment = Compass 1 set</li>
<li>Safety equipment = Life Jacket, Life Buoy, Anchor ,ropes</li>
<li>Total crews = 2 persons</li>
</ul>

<table id="wp-table-reloaded-id-8-no-1" class="wp-table-reloaded wp-table-reloaded-id-8">
<thead>
	<tr class="row-1 odd">
		<th class="column-1">Destinations</th><th class="column-2">Price per day</th>
	</tr>
</thead>
<tbody>
	<tr class="row-2 even">
		<td class="column-1">Pulau Ayer or Bidadari</td><td class="column-2">Rp. 2.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-3 odd">
		<td class="column-1">Pulau Untung Jawa, Pulau Rambut</td><td class="column-2">Rp. 3.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-4 even">
		<td class="column-1">Pulau Lancang, P. Pari</td><td class="column-2">Rp. 3.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-5 odd">
		<td class="column-1">Pulau Tidung</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-6 even">
		<td class="column-1">Pulau Pramuka, Panggang</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-7 odd">
		<td class="column-1">Pulau Kotok </td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-8 even">
		<td class="column-1">Pulau Kelapa</td><td class="column-2">Rp. 4.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-9 odd">
		<td class="column-1">Pulau Sepa,Putri</td><td class="column-2">Rp. 5.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-10 even">
		<td class="column-1">Pulau Pantara</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-11 odd">
		<td class="column-1">Max 6 pulau</td><td class="column-2">Rp. 7.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-12 even">
		<td class="column-1"></td><td class="column-2"></td>
	</tr>
	<tr class="row-13 odd">
		<td class="column-1"></td><td class="column-2"></td>
	</tr>
	<tr class="row-14 even">
		<td class="column-1"></td><td class="column-2"></td>
	</tr>
	<tr class="row-15 odd">
		<td class="column-1"></td><td class="column-2"></td>
	</tr>
</tbody>
</table>

<h2><strong>KM. LINGGARJATI AC</strong></h2>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_582" class="wp-caption aligncenter" style="width: 419px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-582" title="BOAT RENTAL  KM LINGGARJATI AC" src="http://pulauseribujakarta.com/wp-content/uploads/2009/11/boatrental-linggarjatiac1.jpg" alt="Boat rental di Pulau Seribu / sewa kapal di pulau seribu" width="419" height="314" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Boat rental di Pulau Seribu / sewa kapal di pulau seribu</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Boat Specifications:</strong></span></p>
<ul>
<li>Name Of Boat : LINGGARJATI AC</li>
<li>Dimension:
<ul>
<li>Length = 12  meter</li>
<li>Width = 2,5 meter</li>
<li>Draft = 1 meter</li>
</ul>
</li>
<li>Passengers capacity = 22 person</li>
<li>Main engines = Suzuki 250 HP x 2 unit</li>
<li>Max speed = 35 &#8211; 45 Knots</li>
<li>No Of Propeller = 2</li>
<li>Year Of build = 2009</li>
<li>No Of Deck = 1</li>
<li>Fuel tank capacity = 600 liter</li>
<li>Ship material = fiberglass</li>
<li>Navigation equipment = Compass 1 set</li>
<li>Safety equipment = Life Jacket, Life Buoy, Anchor ,ropes</li>
<li>Total crews = 2 persons</li>
</ul>

<table id="wp-table-reloaded-id-9-no-1" class="wp-table-reloaded wp-table-reloaded-id-9">
<thead>
	<tr class="row-1 odd">
		<th class="column-1">Destinations</th><th class="column-2">Price / Day</th>
	</tr>
</thead>
<tbody>
	<tr class="row-2 even">
		<td class="column-1">Pulau Ayer or Bidadari</td><td class="column-2">Rp. 3.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-3 odd">
		<td class="column-1">Pulau U.jawa,Rambut</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-4 even">
		<td class="column-1">Pulau lancang,Pari</td><td class="column-2">Rp. 5.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-5 odd">
		<td class="column-1">Pulau Tidung</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-6 even">
		<td class="column-1">Pulau Pramuka,Panggang</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-7 odd">
		<td class="column-1">Pulau Kotok</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-8 even">
		<td class="column-1">Pulau Kelapa</td><td class="column-2">Rp. 6.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-9 odd">
		<td class="column-1">Pulau Sepa,Putri</td><td class="column-2">Rp. 7.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-10 even">
		<td class="column-1">Pulau pantara</td><td class="column-2">Rp. 8.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-11 odd">
		<td class="column-1">Max 6 pulau</td><td class="column-2">Rp. 9.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-12 even">
		<td class="column-1">~Apa bila bermalam/berganti hari dikenakan </td><td class="column-2">50%</td>
	</tr>
</tbody>
</table>

<p><strong>KM LINGGARJATI</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_583" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-583" title="BOAT RENTAL / SEWA BOAT LINGGARJATI" src="http://pulauseribujakarta.com/wp-content/uploads/2009/11/boatrental-kmlinggarjati.jpg" alt="Sewa kapal di pulau seribu Jakarta" width="490" height="368" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Sewa kapal di pulau seribu Jakarta</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Boat Specifications:</strong></p>
<ul>
<li>Name Of Boat : LINGGARJATI</li>
<li>Dimension:
<ul>
<li>Length = 11  meter</li>
<li>Width = 2,5 meter</li>
<li>Draft = 1 meter</li>
</ul>
</li>
<li>Passengers capacity = 22 person</li>
<li>Main engines = Suzuki 250 HP x 2 unit</li>
<li>Max speed = 35 &#8211; 40 Knots</li>
<li>No Of Propeller = 2</li>
<li>Year Of build = 2005</li>
<li>No Of Deck = 1</li>
<li>Fuel tank capacity = 600 liter</li>
<li>Ship material = fiberglass</li>
<li>Navigation equipment = Compass 1 set</li>
<li>Safety equipment = Life Jacket, Life Buoy, Anchor ,ropes</li>
<li>Total crews = 2 persons</li>
</ul>

<table id="wp-table-reloaded-id-9-no-2" class="wp-table-reloaded wp-table-reloaded-id-9">
<thead>
	<tr class="row-1 odd">
		<th class="column-1">Destinations</th><th class="column-2">Price / Day</th>
	</tr>
</thead>
<tbody>
	<tr class="row-2 even">
		<td class="column-1">Pulau Ayer or Bidadari</td><td class="column-2">Rp. 3.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-3 odd">
		<td class="column-1">Pulau U.jawa,Rambut</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-4 even">
		<td class="column-1">Pulau lancang,Pari</td><td class="column-2">Rp. 5.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-5 odd">
		<td class="column-1">Pulau Tidung</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-6 even">
		<td class="column-1">Pulau Pramuka,Panggang</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-7 odd">
		<td class="column-1">Pulau Kotok</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-8 even">
		<td class="column-1">Pulau Kelapa</td><td class="column-2">Rp. 6.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-9 odd">
		<td class="column-1">Pulau Sepa,Putri</td><td class="column-2">Rp. 7.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-10 even">
		<td class="column-1">Pulau pantara</td><td class="column-2">Rp. 8.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-11 odd">
		<td class="column-1">Max 6 pulau</td><td class="column-2">Rp. 9.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-12 even">
		<td class="column-1">~Apa bila bermalam/berganti hari dikenakan </td><td class="column-2">50%</td>
	</tr>
</tbody>
</table>

<p><strong>KM MARINI</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_584" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><strong><strong><img class="size-full wp-image-584" title="BOAT RENTAL - SEWA KAPAL KM MARINI" src="http://pulauseribujakarta.com/wp-content/uploads/2009/11/boatrental-kmmarini.jpg" alt="sewa kapal di Marina ancol" width="590" height="444" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">sewa kapal di Marina ancol</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Boat specifications:</strong></p>
<ul>
<li>Name Of Boat : KM MARINI</li>
<li>Dimension:
<ul>
<li>Length = 10.5  meter</li>
<li>Width = 2,2  meter</li>
<li>Draft = 1 meter</li>
</ul>
</li>
<li>Passengers capacity = 10 person</li>
<li>Main engines = Yamaha 200 HP x 2 unit</li>
<li>Max speed = 30 &#8211; 35 Knots</li>
<li>No Of Propeller = 2</li>
<li>Year Of build = 2002</li>
<li>No Of Deck = 1</li>
<li>Fuel tank capacity = 300 liter</li>
<li>Ship material = fiberglass</li>
<li>Navigation equipment = Compass 1 set</li>
<li>Safety equipment = Life Jacket, Life Buoy, Anchor ,ropes</li>
<li>Total crews = 2 persons</li>
</ul>
<h2 class="wp-table-reloaded-table-name">KM MARINI</h2>

<table id="wp-table-reloaded-id-10-no-1" class="wp-table-reloaded wp-table-reloaded-id-10">
<thead>
	<tr class="row-1 odd">
		<th class="column-1">Destinations</th><th class="column-2">Price / Day</th>
	</tr>
</thead>
<tfoot>
	<tr class="row-12 even">
		<th class="column-1">~Apa bila bermalam/berganti hari dikenakan </th><th class="column-2">50%</th>
	</tr>
</tfoot>
<tbody class="row-hover">
	<tr class="row-2 even">
		<td class="column-1">Pulau Ayer or Bidadari </td><td class="column-2">Rp. 2.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-3 odd">
		<td class="column-1">Pulau U.jawa,Rambut</td><td class="column-2">Rp. 3.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-4 even">
		<td class="column-1">Pulau lancang,Pari</td><td class="column-2">Rp. 3.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-5 odd">
		<td class="column-1">Pulau Tidung</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-6 even">
		<td class="column-1">Pulau Pramuka,Panggang</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-7 odd">
		<td class="column-1">Pulau Kotok</td><td class="column-2">Rp. 4.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-8 even">
		<td class="column-1">Pulau Kelapa</td><td class="column-2">Rp. 4.500.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-9 odd">
		<td class="column-1">Pulau Sepa,Putri</td><td class="column-2">Rp. 5.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-10 even">
		<td class="column-1">Pulau Pantara</td><td class="column-2">Rp. 6.000.000</td>
	</tr>
	<tr class="row-11 odd">
		<td class="column-1">Max 6 pulau</td><td class="column-2">Rp. 7.500.000</td>
	</tr>
</tbody>
</table>
<span class="wp-table-reloaded-table-description">~ Mooring ditempat tujuan/biaya masuk pulau,ditanggung penyewa</span>

<h2>Disewakan Kapal : KM Narada</h2>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1130" title="Boat Rental Pulau Seribu : KM Narada" src="http://pulauseribujakarta.com/wp-content/uploads/2010/05/Narada-Sewa-Kapal-Pulau-Seribu.jpg" alt="Boat Rental Pulau Seribu : KM Narada" width="578" height="267" /></p>
<table style="border-collapse: collapse; width: 469pt;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="625">
<col style="width: 98pt;" width="131"></col>
<col style="width: 148pt;" width="197"></col>
<col style="width: 153pt;" width="204"></col>
<col style="width: 15pt;" width="20"></col>
<col style="width: 55pt;" width="73"></col>
<tbody>
<tr style="height: 15.75pt;" height="21">
<td style="height: 15.75pt; width: 469pt;" colspan="5" width="625" height="21"><strong>PRICE LIST CHARTER BOAT</strong></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Name Of Boat</td>
<td>NARADA</td>
<td>Pulau Ayer or Bidadari<span> </span></td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>2,500,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Dimension :</td>
<td></td>
<td>Pulau U.jawa,Rambut</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>3,500,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"><span> </span>- Length</td>
<td>12 Meters</td>
<td>Pulau lancang,Pari</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>4,000,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"><span> </span>- Width</td>
<td>2,30 Meters</td>
<td>Pulau Tidung</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>5,000,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"><span> </span>- Draft</td>
<td>1,00 Meters</td>
<td>Pulau Pramuka,Panggang</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>5,000,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Passenger Capacity</td>
<td>20 Persons</td>
<td>Pulau Kotok</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>5,000,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Main Engine</td>
<td>Yamaha 200 HP x 2</td>
<td>Pulau Kelapa</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>6,000,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Max Speed</td>
<td>27 &#8211; 30 Knott</td>
<td>Pulau Sepa,Putri</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>6,500,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">No of Propeller</td>
<td>2</td>
<td>Pulau pantara</td>
<td>Rp</td>
<td><span> </span>7,000,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Year of Build</td>
<td>2009</td>
<td style="border-left: medium none;">Max 6 pulau</td>
<td style="border-left: medium none;">Rp</td>
<td><span> </span>7,500,000</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">No of Deck</td>
<td>1</td>
<td style="border-right: 0.5pt solid black;" colspan="3">~Apa bila   bermalam/berganti hari dikenakan<span> </span></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Fuel Tank Capacity</td>
<td>870</td>
<td style="border-left: medium none;">biaya 50%</td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Ship Material</td>
<td>Fibber Glass</td>
<td style="border-right: 0.5pt solid black;" colspan="3">~   Mooring ditempat tujuan/biaya masuk pulau,</td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Navigation Equipment</td>
<td>1set Compas,GPS,Radio marine</td>
<td style="border-left: medium none;">ditanggung penyewa</td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Safety Equipment</td>
<td>Life Jacket, Life Buoy, Jangkar,Tali</td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17">Total crew</td>
<td>2 persons</td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p id="bte_opp"><small>Originally posted 2009-11-02 12:05:02. Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter">Blog Post Promoter</a></small></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pulauseribujakarta.com/berita/boat-rental-di-pulau-seribu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

