Taman Bacaan Pulau Kelapa Diresmikan

No Comments
Posted 23 Nov 2009 in News, Seputar Pulau Seribu

JAKARTA–Fasilitas penunjang pendidikan bagi masyarakat di Pulau Kelapa, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu bertambah dengan diresmikannya Taman Bacaan dan toko buku masyarakat di RW 04 Kelurahan Pulau Kelapa. Diharapkan kehadiran taman bacaan ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat setempat.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan, sejak dulu sebenarnya Pemprov DKI menginginkan agar masyarakat di Kepulauan Seribu ini setara dengan masyarakat di Jakarta yang ada di daratan.

“Saya berharap dengan adanya taman bacaan dan toko buku masyarakat ini, kualitas pengetahuan masyarakat Kepulauan Seribu lebih baik lagi,” ujar Fauzi Bowo, saat meresmikan taman bacaan tersebut, Kamis (19/11).

Sebenarnya, kata Fauzi Bowo, taman bacaan masyarakat sebelumnya sudah ada di lingkungan RW setempat. Namun karena minat baca masyarakat tumbuh dan berkembang dengan pesat, maka diperlukan lebih banyak lagi taman bacaan. “Kalau hanya mengandalkan pemerintah, peningkatan kualitasnya tidak akan bisa cepat. Karena itu perlu ada kerja sama dengan semua unsur,” ungkap Bang Fauzi, sapaan akrabnya.

Selain menyediakan buku-buku yang khusus dijual, juga tersedia buku untuk dibaca masyarakat. Jika diperhatikan dengan seksama maka keberadaan taman bacaan ini lebih modern dan berkualitas dibanding taman bacaan lainnya yang ada di pulau tersebut. Bahkan di wilayah itu kini telah disediakan perpustakaan bagi masyarakat kepulauan. “Ini hikmah dari meningkatkan status Kepulauan Seribu menjadi kabupaten,” ungkapnya seperti dikutip beritajakarta.com

Dalam pengamatan gubernur, saat ini pengetahuan masyarakat di Kepulauan Seribu sudah semakin maju dan modern, sehingga tidak kalah dengan masyarakat Jakarta yang tinggal di kotamadya. Tentunya kesuksesan tersebut karena adanya aliran listrik di daerah tersebut. Sehingga masyarakat dapat menonton televisi untuk menambah pengetahuannya.

Direncanakan pada tahun 2011, masyarakat Kepulauan Seribu Utara sudah bisa menikamti listrik selama 24 jam penuh. “Kalau listrik sudah ada hendaknya digunakan secara bijaksana, efisien, dan efektif,” pinta Bang Fauzi. ahi


Add Your Comment